Home > Linux, LOL > Squid hari pertama: Instalasi dan Konfigurasi Dasar

Squid hari pertama: Instalasi dan Konfigurasi Dasar

Tulisan ini akan menjelaskan bagaimana menginstal squid proxy server di Ubuntu. Setelah instalasi tentu saja Anda harus mengkonfigurasi squid, tapi dalam tulisan ini proses konfigurasi akan diminimalkan sekali. Yang penting squidnya jalan, dan Anda bisa mengakses internet menggunakan proxy squid yang baru di instal.

Melalui tulisan ini saya mencoba membuat tutorial tentang squid proxy server. Karena topik bahasan yang sangat luas, saya akan membaginya dalam beberapa tulisan. Dalam coret-coretan ide sih, sudah ada kurang lebih sembilan draft untuk seri tulisan ini, mudah-mudahan semuanya bisa diselesaikan.

Mari kita mulai saja, kita akan menginstal squid proxy server di Ubuntu 8.04.

Instalasi

Menginstal squid sangatlah mudah, semudah menginstal aplikasi lain dari repositori Ubuntu.

sudo apt-get install squid

Untuk menjalankan squid, bisa menggunakan perintah,

sudo /etc/init.d/squid start

Untuk mematikan squid, bisa menggunakan perintah,

sudo /etc/init.d/squid stop

Mengkonfigurasi

Setelah squid terinstal, lokasi konfigurasi ada di /etc/squid/squid.conf. Mari kita backup terlebih dahulu, karena kita akan melakukan beberapa perubahan di berkas konfigurasi tersebut.

sudo cp /etc/squid/squid.conf /etc/squid/squid.conf.asli

Sebelum kita lanjutkan, saya ingin menunjukkan sesuatu. Coba jalankan perintah di bawah ini,

sudo cat /etc/squid/squid.conf |wc -l

4529

Hasilnya kira-kira seperti tertulis di atas, yaitu 4529. Artinya berkas squid.conf yang akan kita sunting memiliki 4529 baris. Wow! Pantas kalau banyak admin pemula yang bingung ketika akan mengkonfigurasi squid.

Berbeda dengan apache atau postfix, pemaket sudah menyiapkan konfigurasi yang siap pakai, yang artinya begitu postfix atau apache diinstal sudah ada contoh yang bisa dilihat dan bisa dijalankan langsung. Tapi untuk paket squid di Ubuntu ini, squid.conf yang disertakan bukanlah contoh siap pakai. Berkas ini lebih mirip berkas dokumentasi hehe.

Oke, cukup ceritanya sampai disitu, mari kita mulai mengkonfigurasi. Dari sekian ribu baris, sebetulnya untuk menjalankan squid sebagai web proxy, kita hanya perlu mengkonfigurasi beberapa baris saja. Mari kita lihat apa saja yang harus dikonfigurasi.

acl dan http_access

Sebetulnya ini adalah topik yang besar, dan sudah saya rencanakan untuk membahasnya secara terpisah. Tapi karena untuk tahap awal, kita harus mengijinkan akses dari LAN agar bisa menggunakan proxy, kita bahas sekilas saja.

Yang perlu Anda ketahui, konfigurasi squid dibaca dari atas ke bawah. Artinya, yang pertama kali cocok, itulah yang menang. Selalu ingat konsep dasar ini, karena akan sangat penting untuk memahami mengapa konfigurasi squid Anda tidak bekerja dengan seharusnya.

Ok, sekarang kita harus membuat acl baru untuk mengijinkan semua IP di LAN Anda bisa menggunakan squid proxy yang baru diinstal.

Misal, Anda memiliki dua LAN, 192.168.1.0/24 dan 192.168.2.0/24. Maka konfigurasinya,

acl jaringan_saya src 192.168.1.0/24 192.168.2.0/24
http_access allow jaringan_saya

Jika Anda menginginkan hanya IP tertentu saja, bukan satu network, Anda bisa juga menuliskannya seperti di bawah ini.

acl jaringan_saya src 192.168.1.0/24 192.168.2.0/24
http_access allow jaringan_saya

acl kantor_cabang src 192.168.5.5
http_access allow kantor_cabang

Sekarang IP 192.168.5.5 yang ada di kantor cabang, bisa juga menggunakan proxy yang baru Anda buat.

cache_dir

Yang lain yang bisa dikonfigurasi saat ini adalah cache_dir. Defaultnya,

cache_dir ufs /var/spool/squid 100 16 256

Saya jelaskan singkatnya, artinya lokasi direktori cache (tempat menyimpan objek yang dicache) ada di direktori /var/spool/squid dan dialokasikan sebesar 100 mega bytes. Angka 16 dan 256 adalah jumlah direktori cache yang dibuat. 16 artinya akan ada 16 direktori di /vaar/spool/squid, dan didalamnya masing-masing ada 256 direktori lagi.

Jadi kalau Anda ingin mengubah besar alokasi untuk cache, ganti angka 100 itu dengan angka baru. Misal untuk mengalokasikan sebesar 2 GB, ganti dengan 2000.

Menerapkan Konfigurasi

Untuk saat ini cukup dua konfigurasi itu saja (biar Anda tidak pusing). Setelah selesai menyunting berkas konfigurasi untuk menerapkan perubahan yang baru dibuat, Anda bisa merestart squid.

sudo /etc/init.d/squid restart

Tapi proses restart biasanya akan agak lama. Untuk mempermudah, tanpa perlu melakukan restart squid, jalankan saja perintah berikut.

sudo squid -k reconfigure

Berkas squid.conf sederhana

Dari 4529 baris, saya hapus baris yang tidak (atau belum) kita perlukan. Hasilnya kurang lebih ada seratusan baris, jadi Anda lebih mudah membacanya.

Silakan unduh berkas squid.conf untuk disimpan di /etc/squid/squid.conf.

Untuk hari pertama, cukup sampai di sini, sampai jumpa di seri tulisan squid selanjutnya.

sumber :  http://ngadimin.com
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: